Seminar Nasional seri #3

Direktorat Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek RI, Dorong Tenaga Pendidik LKP Tingkatkan Kompetensi Pembelajaran Dalam Jaringan

Sabtu, 14 Agustus 2021,

Kembali Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekhnologi melalui Direktorat Jendral Vokasi, Direktorat Kursus dan Pelatihan mengadakan Seminar Nasional seri #3 dengan Tema “Strategi Pembelajaran Dalam Jaringan di Era Digital 4.0” yang kali menghadirkan narasumber yaitu : Ibu Amalia Adininggar Widyasanti, Ph.D Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Bapak Wikan Sakarinto, Ph.D, Dirjen Direktorat Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI, Prof. Ojat Darojat, Rektor Universitas Terbuka dan Dr. Wartanto, Direktur Kursus dan Pelatihan, Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Bapak Dr. Wartanto, Direktur Kursus dan Pelatihan, beliau menyampaikan bahwa seminar ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan pemahaman para pengelola Lembaga kursus, pendidik/instruktur dan organisasi mitra yang ada tentang bagaimana peluang di era 4.0 harus mampu berinovasi bagaimana membuat pembelajaran yang menarik sesuai dengan kondisi dan mampu meluluskan lulusan yang berkualitas sehingga dapat diterima di dunia usaha/dunia industri atau berwirausaha.

Seminar ini di dukung oleh 5 organisasi Mitra yaitu HIPKI (Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus), FPLKP (Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan), LSK (Lembaga Sertifikasi Kompetensi), HISPPI (Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia), dan GRADASI (Generasi Digital Indonesia).

Dirjen Vokasi Bapak Wikan Sakarinto,Phd, beliau menyampaikan bahwa Pendidikan vokasi untuk menjadi salah satu pilarnya target besar Indonesia membangun Sumber Daya Manusia, tidak hanya Pendidikan formal, tapi juga termasuk non formal dan informal, sehingga focus di Perguruan Tinggi, SMK, dan Lembaga kursus dengan kebijakan dan semangat Link and Match.

Ibu Amalia Adininggar Widyasanti, Ph.D yang membawakan materi tentang “Potensi Lembaga Kursus dan Pelatihan dalam Pemulihan Ekonomi dengan Dukungan Teknologi” menyampaikan bahwa peran Pendidikan Vokasi bagaimana menyiapkan dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja untuk betul-betul siap bisa masuk ke lapangan pekerjaan saat ini terutama pasca covid-19.

Prof. Ojat Darojat, Rektor Universitas Terbuka juga mengungkapkan bahwa salah satu karakteristik yang menempel pada bahan ajar yang di desain dalam pembelajaran jarak jauh/pembelajaran dalam jaringan prinsipnya adalah self contained yaitu bahan ajar tersebut dapat dipelajari oleh para peserta tanpa kehadiran orang lain/guru, dosen, fasilitator, bahan ajar tersebut bisa dipelajari secara mandiri.*

Dani Hsb (Gradasi)